|
Pada caturwulan kedua tahun ini, INSISTPress
segera menerbitkan beberapa buku lagi. Sebagian dari buku tersebut
adalah buku yang sudah pernah diterbitkan sebelumnya. Namun, kali ini
kami tidak sekadar melakukan cetak-ulang, tetapi juga beberapa
perbaikan sekaligus, sesuai dengan saran dari para pembacanya selama
ini. Selain beberapa buku mengalami perbaikan isi (penambahan tulisan
baru, perbaikan bahasa, dan sebagainya), kami juga melakukan perbaikan
teknis-cetak maupun rancangan artistik sampul depannya. Maka, jangan
kaget jika tampilan buku-buku cetak-ulang tersebut nanti berbeda dari
sebelumnya.
Buku-buku yang akan terbit sebagai edisi baru
cetak-ulang tersebut adalah:
Roem Topatimasang, Mansour Fakih, Toto Rahardjo
(eds),
Mengubah
Kebijakan Publik: Panduan Pelatihan Advokasi
;
Panduan pelatihan ini adalah juga salah satu buku terlaris dalam
sejarah INSISTPress, dan cetak-ulangnya kali ini adalah yang ketiga.
Buku pertama di Indonesia yang secara lengkap menguraikan pengertian,
konsep dasar, metodologi, dan teknik-teknik advokasi kebijakan publik
ini, dilengkapi dengan contoh-contoh kasus nyata, infografika, dan
gambar-gambar. Akan terbit dengan perwajahan sampul baru.
Roem Topatimasang (ed),
Utang itu Utang
Pamflet kampanye anti utang luar negeri ini memuat beberapa tulisan
kritis dan analisis tajam tentang masalah beban utang luar negeri
negara-negara berkembang, termasuk Indonesia, dilengkapi dengan
infografika data, contoh-contoh kasus, foto-foto dan karikatur.
Mansour Fakih,
Bebas dari
Neoliberalisme
;
Kumpulan tulisan salah seorang pendiri INSIST dan INSISTPress ini
mengurai dengan tajam tentang faham dominan neoliberalisme saat ini
serta alternatif-alternatif tandingannya berdasarkan pengalaman dan
beberapa contoh yang pernah ada.
Mansour Fakih,
Runtuhnya Teori
Pembangunan dan Globalisasi
;
Ini juga merupakan kumpulan tulisan almarhum yang memperlihatkan
konsistensi sikap dan pemikirannya yang sangat anti neoliberalisme.
Dalam buku ini, dia lebih banyak menyorot kegagalan teori dominan sejak
tahun 1970an, yakni 'teori pembangunan', dan turunannya saat ini yang
dikenal dengan istilah populer sebagai 'globalisasi'. Buku ini
sekaligus memperlihatkan sejarah perkembangan pemikiran penulisnya
sendiri sebagai seorang aktivis gerakan sosial di Indonesia.
|
Allan McChesney,
Memajukan dan Membela
Hak-hak Ekonomi, Sosial dan Budaya
;
Isu hak asasi manusia di Indonesia pernah cukup lama hanya difahami
sebagai hak-hak sipil dan politik saja. Padahal, selain Kovenan Hak-hak
Sipil dan Politik, Deklarasi Hak Asasi Manusia Sedunia juga terdiri
dari Kovenan Hak-hak Ekonomi, Sosial dan Budaya. Buku ini merupakan
salah satu buku yang paling lengkap menguraikan Kovenan Internasional
Hak-hak Ekonomi, Sosial dan Budaya, dengan contoh-contoh kasus dan
petunjuk praktis. Akan terbit sebagai cetakan kedua dengan perbaikan
bahasa hasil terjemahannya.
Ton Dietz,
Pengakuan Hak atas
Sumberdaya Alam: Kontur Geografi Politik
Lingkungan
;
Sengketa hak atas penguasaan, pengelolaan, dan pemanfataan sumberdaya
alam merupakan salah satu sengketa tertua dalam sejarah peradaban
manusia. Buku ini, yang berasal dari pidato pengukuhan penulisnya
sebagai guru besar di Universitas Amsterdam, menguraikan dengan rinci
akar-akar sengketa tersebut dan mengusulkan beberapa pemikiran baru dan
segar, antara lain, perlunya kejelasan ideologis bagi para aktivis
lingkungan dan hak asasi manusia, serta kajian akademis baru mengenai
geografi politik lingkungan. Dilengkapi dengan kasus Indonesia
(Kepulauan Maluku) oleh Roem Topatimasang, dengan kata pengantar dari
Mansour Fakih.
Reuben Granich dan Jonathan Mermin,
Ancaman
HIV dan
Kesehatan Masyarakat
;
Setelah
Bila
Perempuan Tidak Ada Dokter
,
ini adalah buku kedua kerjasama kami dengan Hesperian Foundation.
Masalah HIV/AIDS di Indonesia masih sering difahami secara kurang
tepat, sehingga buku ini akan sangat membantu memahami permasalahannya
dengan informasi yang lebih menyeluruh. Yang lebih penting, buku ini
ditulis tidak semata-mata dari aspek teknis kesehatan, tetapi lebih
pada pendekatan masalah kesehatan masyarakat sebagai hak dasar warga
negara dan kewajiban pemerintah untuk melakukan tindakan-tindakan
melindunginya.
Selain buku-buku
tersebut, beberapa naskah asli dan terjemahan masih
sedang diolah untuk diterbitkan sebagai buku baru (cetakan pertama),
antara lain dari Mochtar Buchori; Robert Chambers; Antonio Negri; Susan
George; Christopher Gunn & Hazel Dayton Gunn; dan lainnya. Dan,
menyusul buku
Melawan
Ketergantungan pada Minyak Bumi
, beberapa naskah asli dari
peserta
INSIST Fellowship 2004 pun sudah dalam tahap pengolahan akhir pra-cetak
untuk segera terbit.
|