weblogo



paktani

Buku-buku panduan pelatihan terbitan INSISTPress telah menjadi acuan utama para pengorganisir dan pendidik rakyat di Indonesia, seperti pemimpin serikat petani tembakau di Klaten, Jawa Tengah, Agustus 1999.


VISI & MISI: tak seperti bisnis pada umumnya

Salah satu misi yang diemban oleh INSIST --sebagaimana disebutkan dalam statuta organisasi ini-- adalah mengembangkan wacana kritis, pemikiran alternatif, dan gagasan-gagasan baru tentang transformasi sosial. Mandat untuk merealisasikan misi itu antara lain dilakukan oleh INSISTPress sebagai satu-satunya lembaga penerbitan di dalam konfederasi INSIST.

Maka misi yang diemban oleh INSISTPress adalah menyebarkan dan memberi akses masyarakat terhadap pemikiran alternatif, wacana kritis dan gagasan-gagasan baru tentang transformasi sosial.

Jika dikelola dengan baik, usaha penerbitan jelas cukup menguntungkan secara komersial. Sebagai suatu badan usaha yang kini berbentuk Perseroan Terbatas (PT), INSISTPress juga sangat memungkinkan untuk meraup laba. Tetapi, tidak seperti bisnis pada umumnya, usaha penerbitan INSISTPress juga membawa misi khusus sebagai salah satu badan penggalang dana untuk mendukung kerja-kerja pengorganisasian, pendidikan rakyat, advokasi kebijakan, dan kegiatan-kegiatan lain yang dilakukan oleh semua organisasi lainnya anggota konfederasi INSIST. Sudah menjadi kesepakatan kami untuk menyisihkan sebagian dari laba hasil usaha INSISTPress untuk keperluan tersebut, sehingga pada suatu waktu kelak kami berharap semua organisasi anggota INSIST tidak terlalu tergantung lagi pada sumber-sumber dana dari luar.





BUKU-BUKU LAINNYA YANG BARU TERBIT

Bacaan Umum

Roem Topatimasang (ed), Orang-orang Kalah: Kisah Penyingkiran Masyarakat Adat Kepulauan Maluku

Pengantar: P.M.Laksono

Gelombang kerusuhan sosial melanda Kepulauan Maluku, antara tahun 1999-2002, terutama di kota pulau Ambon. Kumpulan kasus yang termuat dalam buku ini menyediakan suatu uraian konteks sejarah politik, ekonomi, dan budaya lokal Maluku yang berguna untuk memahami berbagai kemungkinan akar-akar konflik yang selama ini nampak samar-samar, kabur atau ‘sengaja disamarkan dan dikaburkan’. Dengan membaca buku ini diharapkan kita bisa memahami lebih baik apa yang sesungguhnya terjadi dengan saudara-saudara kita di Maluku yang sebenarnya menggambarkan ‘wajah’ kita semua.


orangkalah

ISBN 979-3457-23-6



Terbit: Februari 2005, cetakan pertama; Tebal: vii + 243 halaman, termasuk pustaka, indeks, peta-peta, foto-foto; Ukuran: 19 x 22,5 cm.


kensafaak

ISBN 979-3457-709-0



Terbit: Februari 2005, cetakan kedua; Tebal: xx + 306 halaman, termasuk pustaka, indeks, peta-peta;
Ukuran: 15 x 21 cm.

Roem Topatimasang & P.M.Laksono (eds), Ken Sa Faak: Benih-benih Perdamaian dari Kepulauan Kei

Buku ini merekam pengalaman, analisis, dan refleksi beberapa pengamat, relawan kemanusiaan, aktivis perdamaian, dan orang awam para korban konflik di Kepulauan Kei, Maluku Tenggara, yang terlibat langsung dalam proses-proses rekonsiliasi setelah kerusuhan 1999, suatu rekonsiliasi yang berhasil atas usaha sendiri dan berdasarkan pada sistem adat mereka sendiri tanpa campur-tangan pemerintah, aparat keamanan, dan lembaga-lembaga internasional.

Para penulis: Pieter Elmas, Efrem Silubun, Mery Ngamelubun, Dur Kaplale, Craig Thorburn, Don Marut, Saleh Abdullah.


Tan Jo Hann & Roem Topatimasang, Mengorganisir Rakyat: Refleksi Pengalaman Pengorganisasian Rakyat di Asia Tenggara

Proses pengorganisasian rakyat harus memperhitungkan semua hubungan ketidakadilan dan penindasan yang didalamnya rakyat dengan senyatanya memerankan diri dan mengalami berbagai keadaan apa-adanya, ibarat suatu gambar hidup yang tertayangkan di layar lebar.  Buku ini ditulis di lembah Kathmandu, Nepal, pada paruh kedua 2001, oleh praktisi pengorganisir rakyat yang menerapkan proses “belajar sendiri dengan melakukannya langsung”. Berisi catatan-catatan pengalaman mereka sebagai pengorganisir di wilayah Asia Tenggara dan disertai berbagai contoh kasus.


mengorganisir

ISBN 979-723-32-9


Terbit: Februari 2005, cetakan kedua; Tebal: xi + 133 halaman, termasuk indeks, pustaka, foto-foto;
Ukuran: 19,5 x 24,5 cm.


kuba

ISBN 979-97233-4-5


Terbit: Januari 2005, cetakan pertama; Tebal: xxv + 140 halaman, termasuk indeks, pustaka; Ukuran: 15 x 21 cm.

Peter Rosset & Medea Benjamin, Kuba Melawan Revolusi Hijau

Mengadopsi Revolusi Hijau berarti eksploitasi dan pemborosan devisa untuk mengimpor bahan hasil pabrikan. Biaya produksi meningkat tetapi tingkat produksi menurun. Keuntungan petani semakin kecil. Tanah menjadi rusak, serangga dan hama penyakit menjadi kebal terhadap pestisida. Air tanah tercemar berat, dan petani tidak lagi menguasai alat produksi, bahkan posisi petani semakin dirugikan dan terpuruk bahkan mengarah menjadi buruh di tanahnya sendiri. Buku ini mengisahkan bagaimana perubahan yang terjadi pada budidaya tanaman di Kuba sejak runtuhnya hubungan perdagangan Kuba dengan blok sosialis. Percobaan Kuba adalah upaya terbesar dalam peralihan dari budidaya tanaman model revolusi hijau ke pertanian semi-organik dalam sejarah umat manusia.


Kartika Rini,Tempun Petak Nana Sare: Komunitas Peladang di Pinggiran

Pengantar: George J. Aditjondro

Suku Dayak Kadori merupakan suku yang mendiami wilayah pedalaman Kalimantan. Seperti nasib masyarakat adat pada umumnya, mereka mengalami perubahan dan goncangan besar akibat datangnya budaya baru, modal baru, sistem baru, yang diperkenalkan perusahaan-perusahaan pembalakan kayu (HPH). Melakukan penelitian terlibat selama beberapa tahun, Kartika Rini menulis dan menghancurkan seluruh impiannya tentang peradaban modern. Dengan gaya tulisan yang melampaui seorang antropolog, Kartika Rini melukiskan betapa dunia modern telah menghancurkan hidup dan impian orang-orang Dayak.


tempunpetak

ISBN 979-3457-38-4



Terbit: Februari 2005, cetakan pertama; Tebal: xvi + 234 halaman, termasuk indeks, pustaka; Ukuran: 15 x 21 cm.


dekolonisasi

ISBN 979-3457-40-6



Terbit: Februari 2005, cetakan pertama; Tebal: 375 halaman, termasuk indeks, pustaka;
Ukuran: 15 x 21 cm.

Linda Tuhiwai Smith, Dekolonisasi Metodologi

Pengantar: Don K.Marut

Ketika kata ‘penelitian’ diucapkan dalam konteks tata kehidupan bangsa terjajah, kata itu cenderung mendatangkan kenangan buruk. Selama ini, penelitian akademis menyuburkan berbagai bentuk imperialisme ekonomi dan kultural dengan melegitimasi kebijakan-kebijakan yang memperkokoh relasi kekuasaan yang tidak adil. Dalam buku ini, Smith mengecam metodologi penelitian yang lazim dan dominan selama ini. Inilah cerita tandingan terhadap gagasan-gagasan pemikiran keilmuan Barat tentang cara-pandang dan ilmu pengetahuan. Buku ini mengajukan gagasan perlunya bangsa-bangsa pribumi bukan Barat sebagai peneliti dan tidak menjadi objek penelitian melulu seperti selama ini.


Roem Topatimasang et.al. (eds), Sehat itu Hak: Panduan Advokasi Kesehatan Masyarakat

Pelayanan kesehatan dasar sebagai bagian dari hak azasi manusia dan hak dasar warga negara—sehingga merupakan kewajiban negara yang tak dapat ditawar-tawar lagi—sudah menjadi keputusan politik dan hukum internasional, juga amanah konstitusi nasional. Advokasi dibutuhkan untuk menjamin apakah pemerintah memang benar-benar telah melaksanakan kewajibannya tersebut? Jika selama ini belum, mengapa? Lalai? Korupsi? Salah-urus? Keliru cara-pandang? Sekadar kesalahan teknis, ataukah paradigmatis? Buku ini adalah panduan praktis untuk melakukan advokasi kebijakan pemerintah di sektor kesehatan masyarakat, ditulis berdasarkan dan dengan contoh-contoh pengalaman praktis selama beberapa tahun terakhir.


sehathak

ISBN 979-3457-41-4



Terbit: Februari 2005, cetakan pertama; Tebal: xviii + 218 halaman, termasuk pustaka, indeks, dan foto-foto;
Ukuran: 19 x 24,5 cm.


dustapangan

ISBN 979-97233-3-7



Terbit: Februari 2005, cetakan kedua; Tebal: xxvi + 232 halaman, termasuk pustaka, indeks, dan foto-foto;
Ukuran: 15 x 21 cm.

Isabelle Delforge, Dusta Industri Pangan: Penelusuran Jejak Monsanto

Pengantar: Mansour Fakih

Salah satu raksasa bisnis agrokimia dan agroindustri dunia, Monsanto, baru saja terungkap belangnya dalam kasus suap dan korupsi penanaman kapas rekayasa genetika di Indonesia. Tak kurang dari seorang mantan Menteri dan puluhan pejabat tinggi negara terlibat. Buku ini mengungkap sejarah perusahaan raksasa tersebut dengan berbagai skandalnya, terutama di negara-negara Dunia Ketiga. Penulis menyajikan serangkaian fakta dan analisis tajam yang membuktikan bahwa iklan terkenal Monsanto ("memberi makan dunia") adalah isapan jempol dan tipu-daya.

kembali ke halaman pertama

kembali ke atas

BUKU-BUKU LAINNYA YANG BARU TERBIT

Valid HTML 4.01! Valid CSS!